Sabtu, 12 Januari 2013

Untaian Melodi Jiwa

Jakarta, 13 Januari 2013 (04:53 AM)

Sepenggal Kata yang Tercipta di Subuh Sunyi

Dilembah sunyi kehidupan, rintik hujan deras membasahi bumi. Segar harum nafas kehidupan yang Kau hembuskan. Kata-kata yang kucipta mungkin agak sedikit gila, tapi ini apa adanya.

Pasrah bukan berarti menyerah begitu saja, tanpa tindakan untuk merubahnya. Galau pun boleh saja, tapi jangan tenggelam dalam kegalauan yang terlalu dalam. Sulit pun bukan berarti 'tak bisa ditaklukkan. Tetap harus berupaya, semampu yang bisa dipersembahkan.

Percaya atau tidak, Allah itu mengikuti prasangka hambanya, so..., berprasangka baiklah selalu. Semoga apapun yang tersirat sejalan dengan apa akan ditentukannya untuk kehidupan ini.

Tenanglah..., jangan pernah takut akan kesendirian. Karena Allah tidak akan membiarkanmu seorang diri, Dia akan ada untukmu dan akan selalu ada untukmu. "God is always there for you, embrace your dreams, and always here for you, Believe it".
"Terkadang..., ketika meminta kepada Allah setangkai bunga yang indah, tapi Allah memberi kaktus yang berduri. Mungkin Allah tidak pernah memberi apa yang diinginkan, tapi Allah akan memberi apapun yang dibutuhkan. Kadang ada saatnya marah, kecewa, nyaris putus asa. Tapi jauh di atas segalanya, Allah sedang merangkai apa yang terbaik untuk kehidupan ini. Semuanya mengajarkan untuk selalu belajar ikhlas dalam mengarungi kehidupan."
Usaplah bulir airmatamu dengan keikhlasan dihatimu akan ketentuan-Nya, ini baik menurut-Nya, meski tak begitu baik terlihat oleh mata kasarmu. Jangan pernah menyalahkan kehendak Tuhan, memakinya dengan untaian kata ketidak-adilan. Percayalah suatu saat Allah akan mengganti tiap bulir airmatamu dengan butiran mutiara indah kehidupan, yang indahnya tidak akan mampu kau lukiskan. Bangkitlah! dan jangan pernah putus asa, berdoa selalu, semoga doa diijabah.
"Dan janganlah membuatmu putus asa dalam mengulang-ulang doa, ketika Allah menunda ijabahnya doa itu. Dia-lah yang menjamin ijabahnya doa itu menurut pilihan-Nya padamu, bukan menurut pilihan seleramu. Kelak pada waktu yang dikehendaki-Nya, bukan menurut waktu yang engkau kehendaki." 

Salam damai akan ketentuan-Nya... :)
Khaira

Tidak ada komentar:

Posting Komentar