Kamis, 12 Desember 2013

Happiness Fix You

Rabu, 11 Desember 2013 (19:43)

Sungguh aku tak kuasa melawan ketetapan-Mu Tuhan
Terkadang kumerasa cobaan ini terlalu berat untuk kuhadapi seorang diri
Oh Tuhan ikhlas kuterima semua cobaan yang ada
tetapi izinkanlah aku hidup mencintai dan dicintai
Oh Tuhan ampunilah aku, sembuhkanlah aku dari sakitku
Semoga Kau kabulkan doaku Ya Allah
Terkadang. . . , saat aku tengah berada dititik nadir kehidupanku
Seolah tiada rasa manis untuk kukecap
Sungguh aku mengeluh dengan semua ini bukan karena lemahnya imanku
Tapi kadang rasa itu menyeruak masuk dalam diriku
Ada rasa yang teramat lelah
Hingga aku mengadu pada-Mu bahwa aku lelah dengan semua ini
Kembali kepada-Mu adalah permohonan terbaikku untukmu
Kadang kematian lebih kuinginkan daripada hidup tak ada kenyamanan dihati
Aku benci dengan semua ini
Aku lelah . . . ,
Izikan aku bersandar sejenak saja dibahu-Mu
Sedikitpun jangan biarkan aku lengah
Tuhan tolong peluk erat daku, agar aku tak salah melangkah . . . .


Rabu, 18 September 2013

Munajat Cinta Bertasbih

Aku bukan ahli surga
yang mampu mencipta bait-bait aksara yang bernuansa agama.

Bukan pula seorang pujangga
yang bisa merajah kata seindah sang penyair telaga sastra.
 
Aku juga bukan ahli santri
yang pandai mengalunkan nada dawai-dawai aksara beraroma surgawi.
 
atau seorang pelukis yang mampu menyulam pelangi dengan kata indah yang ber’untai.
 
Disini, namun hati berharap akan munajad cinta bertasbih
yang tlah ku kupetik dari nada alunan rasa.

setitik rindu yang tlah tersemat dari palung qalbu
teriring lantunan sanjungan do’a d’oa.
Adalah yang slalu merindukanmu
meski tanpa terbait kata indah yang terukir di nawala cinta.
meski tanpa senandung yang mengalun syahdu
dari ubun-ubun menggema terdengar diseluruh dunìa.
 
Namun tlah ku lafazkan cintamu bersama hembusan nafasku
agar engkau mampu menyentuh letihku.
dan engkau bisa menatap dalam menyentuh jasadku.

Minggu, 18 Agustus 2013

Istikharah Cinta



Kamis, 14 Agustus 2013 (21:32)
Terima kasih Cinta
Hadirmu dihidupku Semakin menyemarakan taman dihatiku 
Tersadar aku dari kemabukan
Terbangun dari mimpi indah yang semu
Bukan Allah yang menjauhkan dia darimu
Karena disudut lain kehidupanmu
Ada seseorang yang berdoa dalam istikharahnya
Memohon segala kebaikanmu untuknya
Beralas doa, Beratap zikir dan tasbih
Kusemat sebuah pinta pada-Nya
Kiranya hadirmu tiada menyesatkan rasaku
Meski hadirmu kupendam rapat-rapat dalam diamku
Namun menjadi motivasi bagiku untuk menjadi lebih baik lagi
Terlebih dalam meraih cinta-Nya …,
Bukan dia yang elok parasnya
Bukan dia yang tampan rupawan
Bukan pula dia yang seorang jutawan
Tapi, dia yang mampu menuntunku
Menyempurnakan separuh keimanan
Tidak semata Allah menjauhkan
Melainkan . . . ,
Allah Maha Tahu apa yang terbaik bagi hambanya….

Sabtu, 13 Juli 2013

Rindu

Memilah sebutir debu di luasnya samudera
Bisakah aku...???
Kadang bimbang datang mengahadang

Kian redup tergores Sang mentari
Asa-ku hanya tinggal kepingan
Masihkah mungkin...???

Kutengadahkan tangan ke langit
Bumbungkan asa yang kian meredup
Tak apalah, semoga ini yang terbaik...

Aku hanya bisa sampai disitu
Meski kutahu
Hamparan kemungkinan terbentang luas
Jalan-ku masih panjang
Aku takut lupa...???

Rindu . . . .
Tapi apa dayaku
Rindu tinggal sendu
Kelak, ia akan berlalu seiring berjalannya waktu
Tak mau terpenjara oleh kepungan rindu
Karena kutahu semua hanya akan menjadi cerita di masa yang lalu

Kemanakah harus kucari kepingan rindu itu
Haruskah aku terlena
Terus merindumu tanpa melangkah

Bara rindu ini kian panas
Biarkan ia mengalir
Tak perlu diburu

Angin terus berlalu
Kucoba untuk memandang cahaya di ufuk sana
Aku terharu
Tersipu
Bias rupamu hadir memandangku
Maafkan aku . . . .

Nafas didadaku kian sesak
Mengingat masa kisaran empat tahun silam
Luka ini hampir sembuh
Namun kisah yang lalu hadir
Membuatnya kembali menganga dan berdarah
Perih . . . .
Ada rasa yang teramat pedih

Aku rasakan pedih yang menggumpal di jiwaku
Menyeruak menyesakkan dada.
Rasa itu, kini kembali menghujam
Teramat dalam tanpa adanya belati yang menggores
Tiba-tiba hadir dengan sendirinya

Kutuju ruang tersembunyi
Jauh dari laman rindu yang bersemi
Meski kian menghujam
Aku harus keluar dan meneguk kesejukan
Akankah kesejukkan kan datang???


*Catatan Khaira
Minggu, 14 Juli 2013
03:35 AM

Jumat, 05 Juli 2013

Bias Asa

Jakarta, 06 Juli 2013 (10:00 AM)

Sebelum harapan semu ini membunuhku, terlebih dahulu aku yang akan membunuhnya. karena aku teramat tahu, sesal tak pernah datang di awal. 

Entah, rasa yang "aneh" itu apa namanya, aku yang tak mengerti atau memang tak terlalu penting untuk di mengerti. Aaaaaaarrrrgh... lagi-lagi dia berhasil membuat kacau ruang imajinasiku.

Meski aku tahu
Asaku ini terlalu tinggi
Jangan salahkan rasa ini
Ia memang hadir tanpa kuhendaki

Berharap, kelak ia pun 'kan berlalu seiring waktu
Maaf... mungkin hadirku mengganggumu....

Kadang aku rindu
Pada satu masa yang telah berlalu
Kerinduanku mengubah semua rasa 
Menjadi sebuah larik dalam puisi tiada bermelodi
Demi setitik syahdu di ruang rindu

Titipkan salam rinduku
Pada dia yang tak pernah kutahu
Pada dia yang hadirnya hanya DIA Yang Tahu
Pada-Mu Sang Penggenggam Hati
Pada-Mu Sang Pemilik Rindu . . . . 

Selasa, 18 Juni 2013

Semangat!!!

Teringat aku tentang kata yang pernah diucapkan oleh seorang dosenku, dia bilang bahwa "ketahuilah.., Mendung diciptakan bukan hanya untuk membuat langit menjadi gelap, tetapi mendung hadir untuk memberi kabar gembira akan ada sejuknya air hujan yang akan turun....."

Hampir punya makna yang mirip dengan apa yang dikata R.A Kartini "Habis gelap terbitlah terang".

Setiap apapun di dunia ini semuanya butuh proses, meski semua kisah dalam hidup ini tak selalu berwarna seindah pelangi, tapi yang kutahu permata yang warnanya hitam legam pun jauh lebih mahal harganya buan???.

Bukan dilihat dari hasil akhirnya, tapi lihatlah bagaimana dan seperti apa semua proses itu berlangsung. Lakukan dengan keikhlasan dihati dan berupayalah sebaik yang bisa dilakukan. Insya Allah, Allah akan membukakan jalan kemudahan untuk hambanya yang mau berusaha. Tak mungkin Ia membiarkan hambanya kesukaran tanpa pertolongan. Percayalah! bahwa Janji-Nya tak pernah dusta.

Akan ada pelangi yang memberikan banyak warna indah setelah awan mendung yang begitu gulita. Sama halnya, akan selalu ada harapan. Akan selalu ada cahaya...

Semangat Kawan!!!
Harimu indah :)

Ciputat, 18 Juni 2013
Selasa 15:23 PM
 

 

Minggu, 09 Juni 2013

Langit yang Kau Lihat Memang Tak Selalu Terang

 Jakarta, 15 Maret 2012   22:20 WIB

Jika kamu tak bisa untuk tetap tersenyum, jangan paksakan dirimu!, anggaplah ujian ini adalah rahmat yang hadir dalam rasa yang kurang manis, suatu rasa yang kurang kau suka rasanya. Sedih??? jika kau merasa tak kan kuat membendung airmatamu, dan kau merasa lebih baik jika kau luapkan segala rasa dengan menangis, menangislah!

Namun jika tidak, usaplah airmatamu! Berhentilah menangis! Kumpulkan semua kekuatan yang ada dalam dirimu dan bangkitlah! Katakanlah pada rahmat yang tidak kau sukai rasanya itu kalau airmatamu terlalu berharga untuk semua ini. "Jauh dibatas sana bayangan sosok diriku berkata seperti itu"

Tersenyumlah! karena sesuatu yang jauh lebih indah telah menantimu.

Aku percaya, teramat kupercaya bahwa semuanya tidak ada yang sia-sia, semua pasti ada hikmahnya. Ya Allah..., jadikan hambamu ini hamba yang ikhlas dalam menjalani semua  ini, seikhlas aku merasakan kebahagian dari-Mu. Bantu aku untuk tetap bisa tersenyum (setidaknya tidak menangis), saat aku tahu kenyataan ini begitu pahit. Bantu aku untuk tetap bisa berdiri tegar, saat tulang belulang ini tak mampu memapah tubuhku. saat nestapa menghimpit kehidupanku. Bantu aku untuk tetap berlari, meski tertatih. Bantu aku untuk menyusun kembali puzzle kehidupan yang berserakan....

Kau pasti melihat setiap tetes airmataku yang berjatuhan, sesaat tak sengaja menceritakan rahmat yang hadir dalam rasa yang tidak disuka. Dimana setiap tetesnya mengandung arti akan nestapa yang tengah membelenggu, telah lama ku coba untuk tetap tegar, mencoba tuk' tersenyum meski hati ini menangis. Namun ternyata..., aku tak setegar itu.

Inginnya ku tak ingin menangis walau apapun yang terjadi, inginnya tetap bisa tersenyum. Ternyata batu karang tak selamannya kokoh berdiri tegar saat ombak datang menghadang....

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengasih
Tidakkah kau iba melihat kekasih kecilmu ini sakit
Tolong hapus airmata ini!
Hapus bersamaan dengan rasa sakit yang ada

Jika sakitku ini adalah sebuah penebus untuk suatu kemuliaan
atau penawar atas segala dosaku
Maka bantu aku untuk ikhlas menjalaninya
Satukan aku dalam barisan orang-orang yang sabar
Sesabar insan pilihan-Mu, Ayub AS.

Lihatlah airmataku
Berderai penuh kesedihan
Sekuat tenaga, kucoba tuk' menghentikannya
Tuhan... tolong bantu aku hapuskan airmataku
Karena hanya Engkau Yang Kuasa
Menghapuskan setiap tetes airmata

Jika boleh aku meminta
Kelak. . . .
Ubahlah butiran airmata ini menjadi butiran mutiara kebahagiaan.
amiin. . . .


NP : Catatan Khaira

Kamis, 06 Juni 2013

Entah

Jakarta, 27 Mei 2013   04:45 PM

Hari ini dadaku berdetak lebih cepat dari biasanya
Seperti bom atom yang siap meledak
Ada rasa yang tak biasa
Entah apa namanya?
Aku ragu untuk menafsirkan kalau rasa itu adalah sebuah rasa yang bernama cinta. :)

Aku takut . . .
Kalau rasa itu hanya hadir padaku
Tapi tidak kepadanya

Entalah ...,
Rasa ini membuat sebagian imajinasiku mengalami kelumpuhan
Sastraku kacau dibuatnya

Jangan salahkan sastraku yang hanya bagian dari naluri.



Senin, 27 Mei 2013

Tulus

Jakarta, 24 Mei 2013 [08:30 AM]

Saat sudah setulus mungkin
Berupaya dengan segala kemampuan yang ada
Tapi...,
Semua dianggap angin lalu saja
Bahkan tiada punya nilai guna

Ketulusan niat dipertaruhkan
Ego diruntuhkan
Ketegaran bathin kembali diuji

Salahku memang . . . .
I'm Sorry, I Can't be Perfect

Aku bukan malaikat yang tak pernah berbuat salah
Hanya manusia yang jauh dari kata sempurna

Semoga ampunan-Mu selalu menyertai
Terima kasih untuk tempaan diri yang telah diberi

"Aku ingin berjalan diderasnya hujan,
agar tidak ada yang tahu kalau aku sedang menangis...".


Salam Keikhlasan
Khaira Sahl

Sabtu, 18 Mei 2013

1/3 Malam

Ketika kuterbangun diwaktu sepertiga malam-Mu
Bias rupamu hadir
Kucoba untuk menyibak bias bayanganmu
Kau menghilang seketika disepertiga malam itu

Kali ini kaupun tak hadir dalam waktu sepertiga malamku
Bahkan bayangmu semakin pudar pada rona yang tak berwarna
Entah kau punya rasa yang sama denganku atau tidak?

Mencoba mengambil ibrah
Dari kisah si Pengemis dan Uang Koin

Dari kisahnya aku belajar
Agar tak perlu mengharapkan balas disetiap pemberian
Dari kisahnya aku belajar tentang arti sebuah keikhlasan
Dari kisahnya yang banyak mengandung mutiara hikmah

Bersyukurlah!
Setidaknya rasa itu pernah hadir
dan menjadikan diri ini lebih bijak dalam menyikapi segala persoalan.

Hadir kembali di sepertiga malamku ya!!!
Aku rindu....
Tapi tak bisa banyak yang dapat kulakukan dengan rinduku ini
Jangan salahkan rinduku...

Salahkan kerinduan yang hadir
Mengubah semua rasa rindu untukmu
Menjadi untaian kata dalam puisi tak berirama

Saat Dia mempertemukan kami kembali bertemu
Saat jumpa..., hanya diam yang tersisa
Namun bait puisi ini menjadi saksi di sepertiga malam

Kepada untaian kata
Kutitipkan sedikit asa
Sebab lewat lisan, aku tiada kuasa

Rasa yang belum pantas untuk diucap
Biarlah dipendam dalam-dalam
atau Ku adukan saja pada Allah lewat doa diam-diam . . . .




Di Utaranya Jakarta, Sepenggal kata tercipta sudah.
di ruang Imajinasiku, 02:35 AM
Jum'at, 17 Mei 2013


Jumat, 17 Mei 2013

Apapun dan Siapapun kamu, Bersyukurlah selalu!!!

Ciputat, 14:32 PM
Jum'at, 17 Mei 2013

Atas nafas hidup yg masih disambungkan, aku bersyukur, inilah alasan terbesar aku harus bersyukur, tidak boleh mengeluh lagi.

Kadang kita patah semangat, namun jangan pernah putus asa, karena matahari selalu terbenam setiap malam, namun akan terbit kembali di esok hari. Matahari boleh saja terbenam, tapi semangat harus tetap terbit.

Setiap diri akan diuji dengan sesuatu yang dicintainya, entah itu kehilangan dan lain sebagainya. Jangan pernah berprasangka buruk kepada-Nya, karena tidak ada satu kejadian pun yang terjadi tidak dengan seijin-Nya, semua yang terjadi sudah dalam perhitungan-Nya, tak hanya baik untuk kita tapi juga untuk semua. Dan terkadang kita baru menyadarinya saat sesuatu itu sudah tiada atau pergi.

Berbaik sangkalah selalu, bukankah Allah selalu mengikuti pransangka hamba-Nya? Ud'uni astajib lakum "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan".  Bukankah doa itu adalah harapan, so berharaplah yang baik-baik. Namun harus tetap diingat! kita memang punya rencana yang indah. Namun, rencana-Nya jauh lebih indah.
 

Sabtu, 11 Mei 2013

Mutiara Terindah Dari-Nya

Jakarta, 11 Mei 2013
My Bed Room, at 22: 13 PM

Dalam perenungan di sepertiga malamku
Terasa bulir-bulir basah dipipiku
Saat kupanjatkan doa penuh harapan
Berserah diri kepada-Mu Ya Allah

Saat itu ...,
Saat ujian ini Kau pilihkan untukku
terasing aku dalam ramai
Terasing aku dalam canda
Masa indahku terhapus oleh luka

Saat aku terdiam
Mencoba mencari sebutir mutiara indah
Dalam luasnya samudra kesedihan
menusuk setiap relung jiwa

Namun, saat aku tengah lupa
Aku berteriak dan meronta
Kubertanya
Dimana letak keadilan-Mu?
Dimanakah adanya?

Saat tubuhku terkapar tak berdaya
Emosi serasa ingin meledak
Tak kuasa aku membendung airmataku
Kudengar bisikan senandung zikir
Begitu menentramkan jiwa

Dari bibir yang basah memuja-Mu
Ayah ....

Ayah yang sangat kusayang
Begitu tabahnya engkau menerima keadaanku
Menenangkan kepedihanku
Walau aku tahu
Rasa sakit itu pun hinggap padamu

Hingga secerca cahaya itu hadir
Di tengah gelapnya keberserahan
Saat aku mulai rela dan bisa
Menerima Ujian-Mu menjadi sahabat baru bagiku

Kulihat senyum itu
Senyum yang indah
Dibalik rasa sakit yang tertahan
Saat aku harus bangkit melawan kepedihan ini

Bundaku, Doamu menguatkanku
Doamu membuatku bertahan

Ayah, kau pelita hatiku
Kau tunjukkan bagiku dimana letak keadilan itu
Bahwa rasa sakit ini adalah bagian anugrah
Yang harus disyukuri
Dan membuat diri ini semakin dekat dengan Sang Khalik

Kini,
Kutemukan mutiara terindah itu
Karena sesungguhnya 
Kaulah mutiara terindah pilihan Allah untukku
Ayah, Ibu.
Cinta tiada tara dariku,
Buah hatimu.


By : Khaira Sahl
:)

Kamis, 09 Mei 2013

Skenario Terbaik-Mu

Bismillahirrahmanirrahiiim...,
 
Salam.

Allah..., Kembali Kau tegur aku, kembali Kau hadirkan "si kupu-kupu" itu. Kau hadirkan Kasih Sayang-Mu dalam wujud sakit. Sakitnya sungguh tak terperikan. Ya Allaaaaaaah apa lagi ini?, aku tak mengerti dengan semua ini. Logika terbatas untuk memahami alur Skenario-Mu. Aku tak mengerti mengapa Engkau memilihku?.

Ya Allah..., betapa indah nikmat sehat-Mu itu, aku yang tak pandai bersyukur kini mengharapkan belas Kasih-Mu untuk sebuah kesembuhan. Please Allah, ringankanlah rasa sakitnya dan sembuhkanlah! amiin....

Aku tahu akan ada rasa sakit yang jauh lebih sakit dari saat ini.

Terkadang rasa lelah, penat dan putus asa datang menyeretku dalam kesedihan tak berujung. Tapi kucoba untuk bangkit dari semua itu, "hai lelah dan penat, pergilah! aku tak mengenalmu apalagi berkawan denganmu".

Rasa lelah dan penat bisa hinggap kapan saja. Terkadang aku penat harus minum obat setiap hari, aku lelah harus bolak-balik ke RS tiap 1 minggu sekali, aku lelah tiap bulan harus cek darah periksa ini dan itu, terkadang aku lelah dengan semua ketentuan-Mu ini.

Kupikir, itu manusiawi. Terkadang manusia berada dalam titik jenuh dalam kehidupannya, terkadang manusia harus berada dititik 0 (nol) dalam hidupnya. Kala itu terjadi, apa yang harus dilakukan?, kembali, kembali Pada-Nya adalah Jalan Terbaik.

Kini aku tahu, ternyata sakit mampu membuat hubungan vertikal seseorang membaik dengan Sang Khalik. Lewat sakit ini, Allah ingin aku lebih dekat dengan-Nya, bukan kepada selain-Nya.

Aku pahami bahwa Allah telah menyediakan waktu untuk pemutaran episode terbaik dalam hidupku, Aku yakin semuanya akan berakhir dengan keindahan atas Izin-Nya.

Tabahkan hati, ikhlaskan diri, karena kuyakin DIA lebih tahu apa yang TERBAIK bagiku.

Hasbunallah wa ni'mal wakil ni'mal maula wa ni'man nashiir...

wassalam
Khaira

at : RSCM, jum'at 10 Mei 2013


Selasa, 30 April 2013

Jangan Tanya Mengapa

Jakarta, 30 April 2013
Selasa, 22:12 WIB


Bermula dari sebuah keterpaksaan, demi kepatuhan semata kepada kedua orang tua, tapi kini seiring berjalannya waktu, aku mengerti. Semua tidak lain adalah demi kebaikanku, demi kebaikan semuanya, tidak hanya demi aku, dan semuanya kini bermuara pada sebuah kesyukuran.

Semula menganggap, aku disini seperti orang yang tersesat di jalan yang benar. Jalannya benar, tapi entah kenapa - aku merasa tersesat berada di sini. Butuh waktu untuk semua itu. . . . .

Tak mudah untuk melepas sesuatu yang tadinya kugenggam dengan sangat erat, terlebih karena aku memperolehnya penuh dengan perjuangan total. Kulepaskan genggaman itu. Kucoba untuk melaluinya tanpa genggaman yang erat, hanya bermodalkan kepatuhan semata.

Aku benci setiap kali ada pertanyaan "kenapa/mengapa?" mendarat untukku, Tuhan aku bingung untuk menjawab semuanya. Aku tak tau jawaban pastinya, bahkan memang aku tak tau harus jawab apa. Tapi selalu kubilang, "cukup. Jangan tanya kenapa atau mengapa, ini sudah Jalan-Nya, Sang Sutradara telah menuliskankan aku untuk berperan seperti ini, dan aku sebagai Aktris mencoba untuk berperan sebaik mungkin sesuai tuntutan Skenario-Nya." :)

Senin, 22 April 2013

Bersabar Untuk Sebuah Keindahan

Dalam Hidup Ini 

Terkadang kita harus menangis, agar kita tahu betapa berartinya setetes airmata.

Terkadang kita harus sakit, agar kita tahu betapa indahnya nikmat sehat itu..

Terkadang kita harus merasakan kesulitan hidup,
agar kita tahu betapa berartinya setiap tetes keringat kita..

Dan terkadang kita harus kehilangan dan sendiri,
agar kita tahu betapa berartinya kehadiran seseorang dalam hidup kita..

Belajar untuk senantiasa berbaik sangka kepada ALLAH.
Ketika harapan tidak/belum sesuai kenyataan..

ALLAH Maha Tahu apa yang kita butuhkan.

Tidak perlu sedih apalagi kecewa..
Karena terkadang apa yang dilihat mata adalah fana..
Dan yang bisa menyenangkan hati hanyalah sementara..

Jangan pernah putus asa dan yakinlah
ALLAH sudah menyiapkan hal terindah bagi kita pada waktunya..
Insya ALLAH..

Aamiin

Namamu

Mungkin kau tak pernah tahu apa yang kutulis disini
Yang terkadang tak tereja di setiap syairnya
Yang takkan pernah selesai kurangkai untukmu
Dan tak tak pernah lelah kugoreskan di tiap aksaranya
Hingga kata yang kupintal menjadikan namamu

Izinkan aku mencintaimu meski dalam goresan pena
Aku ingin mencintaimu layaknya mentari
Yang bergulir sempurna dari kanan ke kiri
Aku ingin mencintaimu seperti udara
Yang tak terlihat namun dapat kau rasa


Mungkin bagimu rinduku tak kasat mata
Rindu yang tak terbaca yang tak kau pahami maknanya
Biarkanlah aku simpan dan kurajut dalam hati
 

Tentangmu...
Pada sedikit kisah hidupmu yang pernah kau bagi cerita
Pada sekeping hatimu yang rela kutumbuhi bunga
 

Tentangmu...
Namamu yang selalu menggetarkan sekeping hatiku...

Minggu, 21 April 2013

Rencana Allah Tetap yang Terbaik

Jakarta, 21 April 2013
Sabtu, 23:45

Bismilllahirrahmanirrahiim. . . . .

Ketika kita menginginkan sesuatu yang tak kunjung DIDAPATKAN.
Maka Allah meminta kita untuk sabar MENUNGGU.

Ketika kesedihan menjatuhkan AIR MATA
Maka Allah meminta kita untuk berusaha TERSENYUM .

Ketika perjalanan hidup terasa MEMBOSANKAN.
Maka Allah menyuruh kita untuk banyak BERSYUKUR.

Kita punya RENCANA.
Allah juga punya RENCANA.
Akan tetapi sehebat apapun kita merencanakan sesuatu.
Tetap rencana Allah adalah sebaik-baiknya rancangan.

Ingatlah..
Allah selalu memberikan kelebihan dibalik kekurangan..
Allah selalu memberikan Kekuatan dibalik kelemahan..
Allah selalu memberikan senyum dibalik kesedihan.
Allah selalu memberikan Harapan dibalik keputus-asaan..

Yakinlah..
Kebahagiaan itu akan hadir juga pada waktunya.
Sesuai rencana-Nya.
Sesuai rancangan-Nya.
Dan tak ada alasan bagi kita untuk meragukan-Nya.

Aamiin



Salam damai akan ketentuan-Nya
Khaira Sahl


Nasehat Ibu

Suatu pagi seorang anak gadis berkata pada ibunya:
“Ibu, ibu selalu terlihat cantik. Aku ingin seperti ibu, beritahu aku caranya “
“ Dengan tatapan lembut dan senyum haru, sang ibu menjawab:
“ Untuk bibir yang menarik, ucapkanlah perkataan yang baik”
“ Untuk pipi yang lesung, tebarkanlah senyum ikhlas kepada siapapun”
“ Untuk mata yang indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain..”
“ Untuk tubuh yang langsing, sisihkanlah makanan umtuk fakir miskin”
“ Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah kebajikan yang telah di perbuat orang kepadamu.”
“ Untuk wajah putih bercahaya, bersihkan kekotoran batin…”


Anakku…
Janganlah sombong akan kecantikan fisik, karena itu akan pudar oleh waktu.
Kecantikan perilaku tidak akan pudar walau oleh kematian….

Jika anda BENAR, maka anda tidak perlu marah.
Jika anda SALAH, maka anda wajib minta maaf.

Kesabaran dengan keluarga adalah KASIH.
Kesabaran dengan orang lain adalah HORMAT
Kesabaran dengan diri sendiri adalah KEYAKINAN
Kesabaran dengan Allah adalah IMAN.

Jangan terlalu mengingat masa lalu, karena hal itu akan membawa AIR MATA.
Jangan terlalu memikirkan masa depan, karena hal itu akan membawa KETAKUTAN.
Jalankan saat ini dengan senyuman, karena hal itu akan membawa KECERIAAN.

Setiap ujian dalam hidup ini bisa membuat anda pedih atau lebih baik.
Setiap masalah yang timbul bisa menguatkan atau menghancurkan.
Pilihan ada pada anda, apakah anda akan memilih menjadi korban atau pemenang.

Carilah hati yang indah, bukan wajah yang cantik.
Hal hal yang indah tidak selalu baik, tapi hal hal yang baik akan selalu indah…..

Tahukah kita, mengapa Allah menciptakan ruang antar jari tangan kita?
Agar seseorang yang menurut kita special akan datang dan mengisi ruang tersebut, dengan memegang tangan kita selamanya..

Selamat berjuang menyemai dan menanam bibit bibit kebajikan…

Ingat!
kesempatan tidak selalu membuat hidup kita lebih baik,
tapi perubahan diri kita yang mengubah segalanya…..

Jumat, 19 April 2013

Tak Ada yang Sempurna di Dunia Ini

Jakarta, 01:23 WIB.
Sabtu, 16 September 2011

Bismillahirrahmanirrahiim. . . .
Bagi-Mu segala puji, Tuhan penguasa jagad raya, Pemilik Kasih Yang Sempurna. Izinkan aku berkisah. 

Andai saja bisa kupilih sendiri nasib yang akan kujalani dikehidupanku? yaaah andai saja bisa, sungguh..., aku tak memilih semua ini terjadi dalam hidupku. Namun apa kenyataannya, ada perbedaan antara kehendakku dengan kehendak Tuhanku.

Bukan berarti aku tak bersyukur...

Tapi sejujurnya, kejadian ini sungguh membuatku ke titik nol dalam kehidupanku, kupikir ini akhir kehidupanku. Kesedihan menderaku setiap saat mengingat hal itu, saat terlalu banyaknya suara "sumbang" menilaiku sampai sebegitu menyayat hati dan menusuk masuk ketelingaku. Mereka yang jahat, tak berperasaan, atau hanya perasaanku semata yang terlalu sensitif dan mungkin belum siap dengan semua kejadian ini. yaaaah..., butuh waktu lama untukku beradaptasi dengan semua ini. lamban laun, mungkin bisa. . . .

Tuhan. . . , mengapa tidak Kau tulikan saja telingaku ini, agar suara "sumbang" mereka tak lagi bisa kudengar.

Tuhanku Yang Maha Baik, Pemilik Keputusan Terbaik.
Tidakkah Kau iba dengan apa yang kualami ini, Syafakillah. . . . Berilah aku kesembuhan dari sisi-Mu, kesembuhan yang tidak akan meninggalkan rasa sakit setelahnya.

Tuhanku Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ampunilah dosa-dosaku, terimalah segala amal ibadahku, maafkanlah mereka yang telah melontarkan kata "sumbang" untukku, bukakanlah mata hati mereka yang selalu melihatku dengan sebelah mata, mencemooh, menatapku dengan pandangan aneh, jijik, bahkan tak banyak ucapan mereka seakan merajam hatiku hingga remuk redam. Aku tidak marah dengan mereka, hanya sedikit sedih.
"Tuhanku Yang Maha Segalanya. Aku memang tak sempurna dimata para hamba-Mu. Tapi, ijinkan aku sempurna dihadapan-Mu." :)
Aku yakin, bahkan teramat sangat kuyakin bahwa janji-Mu adalah benar selalu. Setiap penyakit pasti ada obatnya, kecuali pikun dan kematian.

Ya Tuhanku kepada-Mu-lah segalanya bermuara.
Hanya kepada-Mu-lah tempat kumengadu, tempatku bersandar diri untuk mencurahkan isi hati, menyerahkan segala kegundahan dan kesedihan yang kerap menggelayut di hati.  Bimbing aku agar selalu dalam jalan-Mu, Kumuarakan suara hatiku hanya kepada-Mu.

Kini kuubah pintaku pada-Mu. Tak kan lagi kuminta pada-Mu agar diringankan semua ini, tapi kali ini kumemohon, Kuatkanlah tulang punggungku ini agar aku dapat memikul segala ujian dan cobaan dari-Mu.

Dalam termangu aku masih menyebut Nama-Mu
Tuhanku, jadikanlah hamba-Mu ini hamba yang berjiwa tegar seperti Rasul-Mu, Muhammad SAW
Jadikanlah hamba-Mu ini hamba yang sabar,  seperti Nabi Ayyub AS ketika diberi cobaan berupa penyakit.
Kukuhkanlah cintaku agar tetap terpatri pada-Mu selalu, seperti Rabi'ah al-Adawiyah.
Aku memang tak secantik Ratu Balqis
tapi bimbing aku agar sekuat Sarah, istri dari insan yang teguh Ibrahim AS.
Siapalah aku ini, manusia kerdil dihadapan-Mu.
Aku tak ubahnya sebutir pasir di padang pasir, yaah hanya sebutir pasir.
Aku tak ubahnya setetes air, diantara luasnya samudra-Mu.
Kuakui, aku memang tak sempurna seperti insan pilihan-Mu itu .
tapi, tak salah bukan?! kalau aku ingin mengambil teladan dari kisah-kisahnya dan mencontoh sifat-sifatnya.
:)

Salam Keikhlasan
Khaira Sahl


LUPUS

Pernahkah anda mendengar nama penyakit lupus? penyakit yang belum lama muncul di belahan dunia ini sangat menggemparkan banyak orang karena tidak sedikit orang yang terkena penyakit ini banyak yang meninggal dunia dan saat ini penderita penyakit lupus di dunia tercatat telah melebihi 5juta orang sungguh mengerikan bukan?

Sekilas Penjelasan Penyakit Lupus

Lupus adalah sebutan umum dari suatu kelainan yang disebut sebagai Lupus Erythematosus.
Dalam istilah sederhana, seseorang dapat dikatakan menderita penyakit Lupus Erythematosus saat tubuhnya menjadi alergi pada dirinya sendiri. Lupus adalah istilah dari bahasa Latin yang berarti Serigala.

Hal ini disebabkan penderita penyakit ini pada umumnya memiliki butterfly rash atau ruam merah berbentuk kupu-kupu di pipi yang serupa di pipi Serigala, tetapi berwarna putih.

Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Dalam ilmu imunologi atau kekebalan tubuh, penyakit ini adalah kebalikan dari kanker atau HIV/AIDS. Pada Lupus, tubuh menjadi overacting (terlalu) terhadap rangsangan dari sesuatu yang asing dan membuat terlalu banyak antibodi atau semacam protein yang malah ditujukan untuk melawan jaringan tubuh sendiri. Dengan demikian, Lupus disebut sebagai autoimmune disease (penyakit dengan kekebalan tubuh berlebihan).

Dr. Rahmat Gunadi dari Fak. Kedokteran UNPAD/RSHS menjelaskan, penyakit lupus adalah penyakit sistem imunitas di mana jaringan dalam tubuh dianggap benda asing. Reaksi sistem imunitas bisa mengenai berbagai sistem organ tubuh seperti jaringan kulit, otot, tulang, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskuler, paru-paru, lapisan pada paru-paru, hati, sistem pencernaan, mata, otak, maupun pembuluh darah dan sel-sel darah.

Lupus adalah penyakit peradangan kronis yang dapat mengenai kulit, sendi, ginjal, paru, susunan saraf dan alat tubuh lainnya. Gejala tersering adalah bercak kulit, artritis (radang sendi) sering disertai lemah badan dan demam. Perjalanan penyakit Lupus beragam dari ringan sampai berat berselang seling kambuh dan baik. Lupus terutama diderita oleh wanita terutama pada masa subur (wanita 10 kali lebih sering daripada pria).

Jenis Penyakit Lupus

  • Cutaneus Lupus : Seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
  • Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.
  • Drug Induced Lupus (DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.

Penyebab Penyakit Lupus

Ada beberapa faktor seseorang yang menyebabkan terkena penyakit lupus diantaranya :
  1. Genetika >> penyakit ini dipengaruhi oleh faktor genetik dimana lupus bisa ditularkan dari orang tua kepada anaknya, kehamilan pada wanita yang menderita lupus dianggap beresiko tinggi sehingga anak yang dilahirkannya dapat terkena lupus, tetapi sebagian besar melahirkan bayinya dengan sehat dan normal, wanita hamil dengan lupus harus sering memeriksakan diri ke dokter ( konseling dan perencanaan sangat penting). Wanita lupus tang tidak ingin hamil atau sedang mengkonsumsi obat yang bisa membahayakan bayinya bisa menggunakan alat kontrasepsi, kontrasepsi oral aman bagi wanita yang menderita lupus.
  2. Lingkungan >> peneliti menyatakan bahwa faktor lingkungan sebagai pemicu lupus, faktor linghkungan ini termasuk paparan sinar ultraviolet, merokok, asap rokok, stress, racu seperti trichloroethyele dalam air sumur dan debu silika.
  3. Hormon dan Penyakit >> beberapa penelitian menemukan beberapa kolerasi antara peningkatan resiko lupus dan tingkat estrogen yang tinggi, ini salah satu penjelasan mengapa penyakit ini lebih sering menyerang wanita daripada pria , metabolisme estrogen yang abnormal dianggap sebagai faktor utama.

Gejala Penyakit Lupus

Gejala penyakit ini bervariasi tetapi ada beberapa gejala yang paling umum :
  • Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
  • Gejala umumnya penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
  • Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Lupus.
  • Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit LUPUS ini
  • Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
  • Nyeri atau bengkak pada sendi
  • Nyeri otot
  • Demam yang tidak diketahui penyebabnya
  • Nyeri dada saat berafas (pleuritis)
  • Rambut rontok
  • Jari tangan pucat atau berwarna ungu
  • Cepat lelah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kerusakan ginjal
  • Gangguan pembekuan darah
  • Sariawan
  • Adanya luka disekitar hidung atau mulut

Pencegahan Penyakit Lupus

Biasanya odipus (orang hidup dengan lupus) akan menghindari hal-hal yang dapat membuat penyakitnya kambuh dengan :
  • Menghindari stress
  • Menjaga agar tidak langsung terkena sinar matahari
  • mengurangi beban kerja yang berlebihan
  • menghindari pemakaian obat tertentu.
Menu makanan sehari-hari yang dianjurkan untuk penderita lupus adalah asupan gizi kaya kalsium, kalium, seng, vitamin B6, C, dan D. Sebaiknya penderita juga banyak memakan makanan yang kaya protein namun rendah karbohidrat.